belleviolet
Minggu, 11 Maret 2012
Kamis, 05 Januari 2012
#LiburanJogja1
Jogja adalah salah satu kota yang paling ingin aku kunjungi. Berdasarkan cerita orang dan pemberitaan di berbagai media, Jogja digambarkan sebagai kota yang masih sarat dengan budayanya. Berbagai macam hasil kebudayaan masyarakat dari jaman dulu yang membuat Jogja mempunyai daya tarik tersendiri bukan hanya bagi saya tapi juga untuk orang lain. Jogja merupakan tempat segalanya masih murah. Mungkin cukup dengan 200rb sehari, kita sudah bisa menginap, menyantap masakan tradisional yang terkenal, dan menyewa motor untuk menjelajahi pantai-pantai yang masih perawan dan candi-candi kuno berusia ribuan tahun.
Tamansari adalah taman kerajaan atau pesanggrahan Sultan Yogya dan keluarganya. Tamansari adalah sebuah tempat yang menarik untuk dikunjungi. Selain letaknya yang tidak terlalu jauh dari Kraton Yogyakarta yang merupakan obyek wisata utama kota ini, Tamansari memiliki beberapa keistimewaan. Keistimewaan Tamansari antara lain terletak pada bangunannya sendiri yang relatif utuh dan terawat serta lingkungannya yang sangat mendukung keberadaannya sebagai obyek wisata. Tamansari bukan hanya sekedar taman kerajaan, namun bangunan ini merupakan sebuah kompleks yang terdiri dari kolam pemandian, kanal air, ruangan-ruangan khusus dan sebuah kolam yang besar (apabila kanal air terbuka). Beberapa daya tarik pendukung inilah yang membuat Tamansari menjadi salah satu tujuan wisata Yogyakarta Kraton Yogyakarta.
Malioboro menjadi kembang yang pesonanya mampu menarik wisatawan. Di Malioboro kita bisa memborong aneka barang yang diinginkan mulai dari pernik cantik, cinderamata unik, batik klasik, emas dan permata hingga peralatan rumah tangga. Berjalan kaki di bahu jalan sambil menawar aneka barang yang dijual oleh pedagang kaki lima akan menjadi pengalaman tersendiri. Aneka cinderamata buatan lokal seperti batik, hiasan rotan, perak, kerajinan bambu, wayang kulit, blangkon, miniatur kendaraan tradisional, asesoris, hingga gantungan kunci semua bisa ditemukan dengan mudah. Jika pandai menawar, barang-barang tersebut bisa dibawa pulang dengan harga yang terbilang murah. Mungkin eksotisme Malioboro terus berpendar hingga kini dan menginspirasi banyak orang, serta memaksa mereka untuk terus kembali ke Yogyakarta.
Yogyakarta merupakan surga untuk menjelajahi candi-candi kuno dan menemukan reruntuhan dari "peradaban yang hilang misterius". Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik, terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah. Mengagumi keindahan arsitektur candi ini merupakan pengalaman yang sungguh menyenangkan.
Sementara itu, para pengguna jasa Transjogja dan wisatawan yang datang ke kota Yogyakarta sangat membutuhkan informasi rute bus Transjogja dan tempat wisata di kota Yogyakarta seperti tempat wisata alam, wisata sejarah, wisata kuliner, wisata budaya dan wisata umum yang berada di dalam area kota Yogyakarta. Khususnya untuk informasi wisata, dapat ditambahkan wisata belanja, wisata pemancingan. Selain itu area lebih diperluas misalkan diseluruh DIYogyakarta dan juga dengan menambahkan lokasi keberangkatan dan tujuan yang lebih lengkap pada menu cari jalur. Hal tersebut merupakan tugas bagi pemerintah kota untuk diselesaikan agar pariwisata Kota Jogja semakin meningkat dan lebih mampu menarik turis local maupun domestik.
Mengenal dan mempelajari kebudayaannya merupakan impian saya yang sangat memotifasi saya untuk pergi ke Jogja. Melihat dan menyaksikan bukti kejayaan akan masa lalu di kota Jogja akan menjadi pengalaman yang sungguh menyenangkan bagi saya. Keindahan alam serta keunikan kotanya sungguh membuat saya selalu bermimpi ingin mengunjunginya. Kenapa harus memilih saya?? Karena saya mencintai Jogja dan saya ingin melihat keindahannya langsung. J
Jumat, 20 Mei 2011
Borobudur, Candi Budha Terbesar di Abad ke-9
Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati.
Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.
Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.
Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.
Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.
Langganan:
Komentar (Atom)
